Faas Wilkes Pemain Bola Mana Lagi Nih? Ini Jawabannya Guys!

Posted on

Servaas “Faas” Wilkes (13 Oktober 1923, Rotterdam – 15 Agustus 2006) merupakan seorang pemain sepakbola prosenional ternama di Belanda, yang membentuk debutnya tuk timnas Belanda di laga melawan Luksemburg dan menang dengan 2-6 10 Maret 1946. Seseorang pesepakbola ini dinilai sebagai sekian dari yang apik dan sangat elegan sebagai pemain Belanda sepanjang masa sepakbola Belanda. Dan Raja mendribble bola dengan dua kaki, dia terkenal lantaran bergegas panjang dan apabila parutan terus saklar. Johan Cruyff melihat Faas Wilkes adalah sebagai contoh yang impresif. Oleh sebab itu, Wilkes diundang tuk kompetisi tahun 1999 dan dijuluki “Oranje abad ini.”

Faas Wilkes

Agen Bola ini menerangkan Faas Wilkes sejak kecil harus untuk menjadi pembuat furnitur, bekerja bersama saudaranya, di perusahaan transportasi ayah-pamannya, verhuizerij Faar Wilkes & Sons tuk mengambil alih (lalu dikenal dengan A. Wilkes and Sons). Ketika itu dunia sepakbola Belanda tak mengenal pro, namun Wilkes mau bermain sepakbola dan mendapatkan uang. Wilkes dan saudaranya Leen sebagai pemain bola penjaga gawang gabug dengan Xerxes lalu pindah ke MVV dalam pertukaran tuk hasil dua truk Bedford. Dalam dunia sepakbola Belanda amatir saat itu yang memalukan dan Wilkes menelan larangan bermain setahun. Pada tahun 1949, Faas Wilkes kemudian mencari klub dimana ia dapat menghasilkan uang banyak dengan melakukan olahraga sepakbola. Internazionale menyediakan kontrak seharga 60.000 gulden /tahun. Dia ialah Gerrit Keizer (Inggris), Beb Bakhuys serta Gerrit Vreeken punggawa Belanda ke-4 yang meneruskan diri bermain di luar negeri. Namun ini adalah langkah besar pertama bersama pesepakbola Belanda tuk klub asing. Di Italia, berbicara gaya permainan Wilkes dan penampilannya, Wilkes segera menjadi pemain bintang Internazionale dia dijuluki sebagai “Il Tulipano” (bunga Tulip). Separuh jalan melewati tahun 1952 Torino membelinya dari Internazionale. Lantaran cedera lutut di Torino adalah tahun yang mengecewakan, tidak lama Wilkes pergi ke Valencia, Spanyol. Di klub Spanyol itu dia tumbuh lagi dan setelah pertandingan di pundak fans dilakukan lewat kota tuk menghormati laganya. Bersama dua orang asing lain, Alfredo Di Stefano (Real Madrid) serta Ladislao Kubala (FC Barcelona), ia sebagai salah satu pemain sangat legendaris di kawasan Spanyol masa itu.

Separuh karena kendala kesehatan tahun 1956 Wilkes pulang ke Belanda. Ia memilih VVV Venlo sebab salah satu ada yang bersedia membayar gaji tahunannya senilai 50.000 gulden. Klub sepakbola Belanda namun masih tak profesional dan Wilkes sanggup karena tak lagi menetap di Belanda dan memperkuat VVV Venlo. Setelah 2 musim, ia sebagai pemain / pelatih bebas dan dibeli Spanyol Levante di Valencia. Pasca satu tahun di Valencia Wilkes ‘merumput’ tiga musim kepada Fortuna ’54 dan di usia 38 tahun dia meninggalkan Fortuna tuk Xerxes, cinta pertamanya, dimana ia ambil cuti tahun 1964 di tahun ke-40 dari sepakbola. Usai karir sepak ia membuka butik bersama istrinya, Adolf Brakke, di Rotterdam. Wilkes mengawali debutnya 10 Maret 1946 tuk timnas Belanda dalam pertandingan menghadapi Luksemburg. Kompetisi ini dimenangkan Belanda dengan skor2-6, berkat 4 gol dari Wilkes tendangan maut. Hal ini menyamai rekor Eddy de Neve, yang mencetak 4 kali juga dalam laga pertama Belanda vs Belgia.

Prestasi Individual Faas Wilkes

  • Netherlands All-Time Top Scorer: 1959–1998
  • Spanish Player of the Year: 1954
  • Internazionale Top Scorer: 1950–51
  • Valencia Top Scorer: 1953–54, 1955–56
  • Levante Top Scorer: 1958–59

Sumber artikel: https://agenbola.io/dunia-bola/

One thought on “Faas Wilkes Pemain Bola Mana Lagi Nih? Ini Jawabannya Guys!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *